Tips dan cara Agar Balita "Lahap Makan"

Tips dan cara Agar Balita "Lahap Makan" Kebanyakan sang ibu Kawatir apabila sang buah hati susah untuk makan.apakah sang balita sedang sakit atau...? ada fase-fase tertentu balita sangat susah untuk makan. Terkadang, kita sebagai orang tua juga pernah menghadapi kasus balita yang biasanya suka makan secara tiba-tiba kehilangan selera makan atau tidak mau makan sama sekali. Balita yang susah makan sering menjadi masalah tersendiri bagi orang tua. Timbul kecemasan, ketakutan orangtua akan tidak terpenuhinya kecukupan energi maupun nutrisi untuk tumbuh kembang anaknya.

 Ketika si kecil berusia 6 bulan, saatnya mulai memberikan makanan padat pendamping ASI. Saat inilah Anda mesti lebih cermat memperhatikan pola makannya. Mulai dari memberinya bubur susu, sari buah, lalu bertahap ke tekstur makanan yang lebih padat seperti nasi tim, dan seterusnya. Sayangnya proses ini tak selalu berjalan mulus, ada beberapa penyebab yg mambuat si kecil susah makan. Biasanya ini terjadi ketika usianya memasuki tahun pertama
.
Faktor penyebab seorang anak susah makan dikarenakan faktor fisik dan faktor psikis. Faktor fisik meliputi terdapatnya gangguan di organ pencernaan maupun terdapatnya infeksi dalam tubuh anak dan Banyak faktor yang mempengaruhi kebiasaan makan, selain selera makan, faktor sosial, budaya, ekonomi, agama, umur dan jenis kelamin, emosi, pendidikan, kondisi kesehatan dan obat – obatan yang dikomsumsi juga dapat menekan atau meningkatkan nafsu makan.

Perkembangan keterampilan makan yang berlangsung sejak lahir sampai dengan usia 3 tahun merupakan sesuatu yang memerlukan pelatihan dan pembinaan, baik untuk ibu dan anak. Dikatakan usia 6 – 9 bulan merupakan periode kritis dalam pembinaan keterampilan makan. Apabila periode ini tidak dimanfaatkan secara optimal dapat timbul masalah makan pada anak.

Tips memberi makan & meningkatkan nafsu makan pada anak:

Variasi makanan.

Cobalah buat beberapa pilihan menu makanan, lalu biarkan buah hati Anda memilih makanan yang ia sukai. Biasanya anak lebih suka dengan makanan pilihannya dan variasikan menu, perubahan rasa, keragaman dan penyajian yang menarik diperlukan agar anak tidak cepat bosan. Menyiasati menu makan anak. Selain variatif, ada yang penting yang kadang terlupakan. temukan penyebab anak mempunyai suatu favorit makanan. Apakah karena rasa, atau tampilan atau yang lain.
Coba sajikan makanan dalam porsi kecil.

Ingat, lambung si kecil belum mampu menampung makanan terlalu banyak, jadi berikan ia makanan sedikit demi sedikit.Beri porsi yang cukup bukan berlebih, jika anak merasa kurang ia boleh minta tambah.

Makan teratur

Jadwalkan waktu makan dengan teratur, agar si kecil terbiasa dengan waktu makannya. Sama halnya dengan waktu tidur, mandi dan sebagainya dan mengatur dengan baik jadwal pemberian makan dan kudapan. Pilih kudapan yang sehat seperti buah-buahan

Biarkan anak makan sendiri sehingga anak merasa mampu, dipercaya oleh orangtua, semakin mandiri dan kemampuan motoriknya juga akan terlatih dan berkembang baik.

Secara bertahap perkenalkan suatu makanan baru pada waktu dan dalam porsi sedikit terlebih dahulu.

Jangan memburu-buru anak agar makan dengan cepat

Tidak perlu setiap kali mengikuti keinginan anak dengan mengganti menu sesuai keinginannya.

Hindarkan gaya memaksa dan mengancam dalam membujuk anak. Selama waktu makan, minimalkan gangguan, misalnya matikan televisi dan jauhkan buku atau mainan dari meja makan.

Libatkanlah anak anda untuk menyiapkan makanan.

Misalnya dengan meminta pertolongannya untuk mengambilkan buah atau sayur di swalayan maupun membantu menyiapkan meja makan. Selain itu, anak anda memerlukan contoh dari orang tuanya. Bila anda mengkonsumsi makanan sehat, maka anak akan mencontoh pola makan anda sebagai orang tua.

Hindari memberi iming-iming makanan penutup sebagai hadiah.

Hal ini dapat menyiratkan bahwa makanan penutup merupakan makanan yang paling enak dan baik untuk anak. Selain itu, dapat meningkatkan keinginan mengkonsumsi makanan manis bagi anak. Anda dapat memberikan makanan penutup selama 2 hari dalam seminggu, sedangkan pada pekan berikutnya tidak anda berikan. Buah, yogurt atau makanan sehat lain dapat anda ganti sebagai makanan penutup.

Dalam segala sesuatu memerlukan suatu proses, demikian juga halnya dalam menumbuhkan kesukaan makan pada anak.Pembahasan tentang untung ruginya punya anak gemuk di lihat pada anak gemuk lucukah atau mengkhawatirkan. Mari optimalkan tumbuh kembang anak dengan pemberian nutrisi yang tepat dan seimbang.Tips dan cara Agar Balita "Lahap Makan".
Share 'Tips dan cara Agar Balita "Lahap Makan"' On ...

Belum ada komentar untuk "Tips dan cara Agar Balita "Lahap Makan""

Post a Comment